liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Ada Protes Usai TPP Tetapkan Calon Tunggal Ketum IKASI


Jakarta

Diduga, Badan Pengurus Persatuan Olahraga Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI) pimpinan Agus Suparmanto menutup pertemuan tokoh lain yang akan bersaing sebagai calon Ketua Umum PB IKASI 2022-2026 pada Musyawarah Nasional (Munas) IKASI di Bali , 3 Desember 2022. terbukti.

Upaya memuluskan jalan mantan Mendag yang direshuffle memimpin periode ketiga ini terlihat jelas dalam keputusan Tim Penyaringan dan Penyaringan (TPP) yang diketuai Harry Jost yang menghalangi peluang Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) , Amir Yanto dengan mengumumkan calon tunggal pada Munas nanti. Bahkan, Amir Yanto mendapat dukungan dari 9 pengurus daerah IKASI.

Ketua Tim Pemenangan Amir Yanto sebagai calon Ketua Umum PB IKASI periode 2022-2026, Ketua Provos IKASI Bali, Agung Susrama Putra yang dihubungi Jumat (2/12/2022) siang, menyebut pelanggaran Anggaran Dasar IKASI dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dalam membentuk Tim Penyaringan dan Penyaringan (TPP) untuk mempertahankan posisi Agus Suparmanto.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Agung Susrama mengatakan, saat Agus Suparmanto terpilih memimpin IKASI PB periode kedua pada Musyawarah Nasional IKASI yang juga digelar di Bali, Desember 2018 lalu, proses pemilihan dan penetapan calon Ketua Umum IKASI PB ditetapkan pada konsultasi dan diatur dalam Tata Tertib Rapat tentang persyaratan calon.

“Pemilihan dan pemilihan calon Ketua Umum tidak dikontrol oleh AD/ART IKASI tahun 2017 dengan membentuk Tim Penyaringan dan Penyaringan (TPP). Ini jelas pelanggaran dan masih banyak pelanggaran lainnya,” kata Agung Susrama Putra tanpa menguraikan. pelanggaran lainnya, dalam keterangan pers.

Penetapan kriteria, syarat dan tata cara pemilihan dan penyaringan Pemimpin Umum dengan membentuk TPP, kata Agung, ternyata mengacu pada AD KONI 2020 pasal 32 ayat (5) huruf (g). Padahal, kriteria Ketua IKASI sudah diatur dalam ketentuan UUD IKASI Tahun 2017, ketentuan pasal 24 ayat 1. dan Keputusan Musyawarah Nasional IKASI Nomor: 01/SKEP/MUNAS-IKASI/XII/ 2018 tentang Tata Tertib Musyawarah Nasional IKASI (Persatuan Olahraga Anggar) se-Indonesia), ketentuan pasal 21.

“Surat pemberitahuan KONI Pusat dijadikan alasan bagi PB IKASI untuk mengatur prosedur penyaringan dan penyaringan calon PB IKASI Umum periode 2022-2026 melalui Rapat Anggota IKASI.”

Anggaran Rumah Tangga IKASI pasal 29 Ayat 6 huruf c. tidak menyelenggarakan tugas Rapat Anggota IKASI untuk membahas dan menetapkan usulan hal-hal yang terkait dengan persyaratan dan tata cara penyaringan, penyaringan dan seleksi calon Ketua Umum IKASI sebagai pedoman Tim Penyaringan dan Penyaringan,” jelasnya.

Pasal 21 AD KONI menjelaskan masa kerja pengurus Atletik Utama adalah 4 (empat) tahun dan jabatan Ketua Umum diatur dalam ayat 2. Dapat dipilih untuk 2 (dua) kali masa jabatan. Ketua PB IKASI Agus Suparmanto, telah menjabat sebagai Ketua Umum selama 2 (dua) periode.

“Bisa dipilih kembali untuk masa jabatan lebih dari dua kali, jika sudah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga cabang olahraga anggota KONI. Sedangkan AD dan ART IKASI tidak mengatur masa bakti,” ujar Agung Susrama.

Pada Musyawarah Nasional IKASI 2022 ada dua calon potensial yang diusung Pengurus IKASI Daerah (Provinsi). Selain Agus Suparmanto yang sudah dua periode menjabat, Jaksa Agung Jamintel, Amir Yanto didukung sembilan pejabat daerah IKASI yakni Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, Sumsel, Bengkulu, Sulsel, Sulteng, Maluku, Bali dan Sulawesi Utara.

“TPP menyatakan dukungan terhadap calon pimpinan umum hanya didukung oleh 8 (delapan) Pengurus Daerah IKASI, sedangkan pada saat berkas dikembalikan jumlah dukungan telah memenuhi 30% dari yang telah ditetapkan dimana terdapat 27 Pengurus Pengurus IKASI. yang mengikuti Musyawarah Nasional,” katanya.

“Kita semua pendukung IKASI Pak Amir Yanto sepakat memperjuangkan ketidakadilan dan menentang pelanggaran AD/ART. Dari sinilah sport crime bermula. Sampai saat ini sport crime belum tersentuh oleh kejaksaan maupun penegak hukum ,” dia berkata. dia menambahkan.

Sementara itu, Ketua Panitia IKASI Jatim, Ali Ruchi mempertanyakan keputusan TPP yang mengangkat Agus Suparmanto sebagai calon tunggal.

“Apa salahnya ngotot mempertahankan Pak Agus Suparmanto tiga periode? Bahkan, terlihat jelas prestasi anggarnya berada di bawah kepemimpinan Pak Agus dengan menjadi satu-satunya cabang olahraga yang tidak membawa medali saat tampil di SEA Games 2021 di Vietnam. Mengapa Pak Amir Yanto ditolak? melayani kepentingan olahraga Indonesia dan menghalangi keinginan provost IKASI yang menginginkan perubahan? Sebagai komunitas olahraga harus menjunjung tinggi semangat sportifitas,” pinta Ali Richi.

Simak Video “Sepak Bola ‘Mabar’ Jadi Ajang Silaturahmi WNI di Qatar”
[Gambas:Video 20detik]
(lari/lari)