liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Buruan Jajal! Kereta Pertama Sulawesi Masih Gratis

Jakarta

KA Makassar-Parepare yang merupakan KA pertama untuk Sulawesi baru saja diresmikan dengan operasi terbatas (soft launching). Kereta api yang beroperasi dari Stasiun Maros menuju Stasiun Garongkong menempuh jarak 80 km.

Orang juga bisa mencoba kereta ini secara gratis. Pasalnya, KA ini tidak memiliki tarif hingga Desember 2022.

“Jadi setelah soft launching kita kasih gratis sampai Desember untuk digunakan masih terbatas,” kata Menkominfo Budi Karya Sumadi di Stasiun Rammang-rammang, Sulawesi Selatan, Jumat (2/12/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Ditanya soal tarif, Budi Karya belum bisa membeberkan. Karena tarifnya masih dalam pembahasan. “Nanti kita bahas lagi,” jelas mantan Dirut PT Angkasa Pura II itu.

Saat meresmikan kereta api operasi terbatas ini, Budi Karya mengatakan kegiatan ini merupakan peristiwa bersejarah karena menampilkan kereta api yang ada di Sulawesi. Ia berharap grand launching akan dilaksanakan pada Mei 2023 dan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)

“Hari ini adalah peristiwa bersejarah cita-cita Pak Presiden Jokowi untuk mewujudkan Trans Sulawesi. Satu hal sudah kami sampaikan. Saya harap bulan Mei nanti Pak Yang di-Pertua hadir di grand launching,” ujarnya di Maros .

Menurut Budi Karya, kereta api ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya terjadi di Pulau Jawa dan Sumatera. Namun, pembangunan tidak merata di berbagai daerah.

“Hal ini dicanangkan Presiden agar tidak hanya di Jawa dan Sumatera saja tetapi konsep berbasis Indonesia dilaksanakan. Bukti nyata perkeretaapian tidak hanya di Jawa tetapi juga di Sulawesi,” kata Budi Karya.

(acd/das)