Catat! Gratis Bea Balik Nama Kendaraan Cuma Berlaku pada Periode Ini


Jakarta

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menawarkan program BBNKB. Pembebasan BBNKB ini berlaku untuk BBNKB II atau alih nama kendaraan bekas.

Untuk diketahui, Biaya Muatan Balik Kendaraan Bermotor (BBNKB) adalah pajak atas peralihan hak milik atas kendaraan bermotor sebagai akibat adanya kesepakatan antara dua pihak atau perbuatan atau keadaan sepihak yang terjadi sebagai akibat jual beli, tukar menukar, hadiah, warisan, atau masuk ke bisnis entitas.

BBNKB II terdiri dari beberapa jenis, antara lain pengalihan kepemilikan kendaraan karena pembelian kendaraan bekas, pengalihan kepemilikan kendaraan karena pewarisan, pengalihan kepemilikan kendaraan karena pemberian, dan pengalihan kepemilikan kendaraan karena pemberian. lelang.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Namun, program transfer pengembalian pajak hanya bersifat sementara. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melaksanakan pelepasan BBNKB II sejak 1 November hingga 23 Desember 2022.

Masyarakat yang pernah membeli kendaraan bekas bisa memanfaatkan program bleaching ini. Jadi proses transfer nama tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar karena ada program bleaching ini.

Keuntungan mengganti nama kendaraan bekas adalah legalitas kepemilikan kendaraan bermotor terjamin, mempermudah administrasi pembayaran PKB, dapat memanfaatkan berbagai fasilitas pelayanan Samsat, memudahkan klaim asuransi kecelakaan, dan terhindar dari dampak penyalahgunaan kendaraan. oleh pihak lain. , dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Sedangkan untuk proses perubahan nama, syaratnya meliputi STNK asli, E-KTP asli pemilik baru, SKKP/SKPD terakhir, BPKB asli, bukti serah terima, kendaraan diserahkan di Samsat, bukti hasil pemeriksaan fisik. Semua file difotokopi.

Mekanisme pengurusan yang pertama adalah wajib pajak mengambil dokumen kearsipan di Depot Kearsipan. Kemudian melakukan pemeriksaan fisik kendaraan, selanjutnya menyerahkan persyaratan di loket pendaftaran, membayar BPKB PNBP di loket pembayaran, mengecek kepemilikan di loket progresif, serta melakukan pendaftaran & penyerahan dokumen di loket pendaftaran.

Selanjutnya petugas akan menentukan besarnya pajak, BBNKB, dan SWDKLLJ serta STNK dan PNBP TNKB. Wajib Pajak kemudian melakukan pembayaran di loket pembayaran, menerima SKPD/SKKP yang terdaftar & STNK yang telah disetujui di Loket Penyerahan dan mengambil TNKB Baru di Bengkel TNKB.

Simak Videonya “Nggak Cuma Berbahaya, Ternyata Ini Penyebab Sepeda Motor Dilarang Masuk Tol”
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)