liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Cerita Atlet Papua Tutup Usia usai Rebut Perunggu ASEAN Para Games 2022


Jakarta

Kisah heroik itu disampaikan Menpora Zainudin Amali saat membacakan laporan hasil ASEAN Para Games 2022 kepada Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Senin (28/11/2022). Seperti apa?

Seperti diketahui, Menpora Amali bersama peraih medali ASEAN Para Games 2022, menghadiri undangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dalam acara penganugerahan skor juara umum yang dipersembahkan oleh kontingen Indonesia, dalam ajang multi tahunan tersebut. -acara olahraga bagi atlet difabel di Kota Solo, 30 Juli- 6 Agustus lalu.

Namun, sebelum acara penyerahan bonus secara simbolis yang dilakukan oleh Presiden Jokowi, Amali terlebih dahulu menyampaikan laporannya.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Politisi Golkar itu mengatakan Indonesia telah mencapai empat keberhasilan seperti yang ditargetkan sebelumnya. Yaitu keberhasilan implementasi, keberhasilan pencapaian, keberhasilan ekonomi, dan keberhasilan administrasi.

Dari salah satu target tersebut yakni keberhasilan berprestasi, Merah Putih berhasil meraih total 425 medali. Rinciannya, 175 medali emas, 144 perak, dan 106 perunggu.

Angka yang sangat besar jika dibandingkan dengan ASEAN Para Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, yaitu 251 medali.

Di antaranya, salah satu penyumbang medali perunggu adalah Rexus Ohee yang meninggal dunia pada 16 Agustus lalu.

Cerita menjadi menarik karena Rexus menjadi pahlawan dalam olahraga boccia sebelum akhirnya meninggal karena penyakitnya.

“Sebelum menutup laporan ini, saya ingin menyampaikan kisah heroik yang terjadi selama ASEAN Para Games ke-11 2022,” kata Amali.

“Ada atlet di cabang boccia, namanya Rexus Ohee dari Papua. Saat bertanding dia sudah kesakitan, tapi dia masih ingin terus berjuang untuk Merah Putih dan Indonesia Raya jadi pelatih NPC dan General Leader (dia ) diminta ke rumah sakit. Tapi atletnya menolak,” kata Amali mengawali ceritanya.

“Setelah meraih medali baru, dia ingin pergi ke rumah sakit. Tapi terlambat karena penyakitnya sudah terlalu kronis, sehingga akhirnya Rexus Ohee, atlet kontingen asal Papua meninggal dunia. Tapi setelah dia meraih medali untuk Indonesia,” dia berkata.

Amali juga menjelaskan bahwa kisah inspiratif ini dapat menjadi contoh bagi semua pihak yang berjuang demi bangsa dan negara.

“Saya kira ini adalah kisah kepahlawanan yang menjadi contoh bagi kita semua dalam perjuangan anak bangsa untuk Indonesia Merah Putih dan Raya,” kata Amali.

(mcy/afff)