liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Cerita Pengusaha Kirimi Kaesang Kado Wastafel Marmer, tapi Dikembalikan

Jakarta

Dewangga Anoraga, calon pengusaha asal Tulungagung, Jawa Timur, berbagi cerita soal pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Jengkel Pertama Dewangga mengirimkan 9 wastafel marmer sebagai hadiah pernikahan untuk Kaesang dan Erina Gudono.

Wastafel marmer tersebut merupakan hasil karya dari Pusat Kerajinan dan Piring Marmer Bukit Batu milik Dewangga. Jika dikonversi ke rupiah, harga satu wastafel adalah Rp 650.000, sehingga total 9 wastafel menjadi Rp 5,85 juta atau hampir Rp 6 juta.

Paket 9 wastafel itu ia kirimkan ke Balai Kota Surakarta, kantor Gibran Rakabuming Raka, kakak Kaesang.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Saya tidak tahu alamat Kaesang, saya hanya tahu (Gibran) di Balai Kota,” kata Dewangga kepada detikcom, Jumat (9/12/2022).

Namun sayang paket 9 wastafel dikembalikan ke Dewangga.

“Sebagian sudah datang, diterima protokoler tapi kemudian dikembalikan dengan alasan panitia pernikahan tidak menerima bingkisan apapun,” kata Dewangga.

“Ya enggak apa-apa (tidak terima). Padahal sedih,” sambung Dewangga.

Seorang pengusaha Tuluangagung mengirimkan kado pernikahan ke Kaesang berupa wastafel marmer, namun dikembalikan/ Foto: Dok. Kepribadian Dewangga Anoraga

Dia mengaku mengirim wastafel marmer sebagai hadiah atas inisiatifnya sendiri, dan pada saat yang sama kagum pada Kaesang.

“Ya saya cuma punya wastafel, dan masih mewabah. Saya cuma kagum dengan Kaesang, anak muda sudah jadi pengusaha,” kata Dewangga.

(hons/hons)