liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Debut di BWF World Tour Finals 2022, Apri/Fadia Enggan Buang Kesempatan


Jakarta

Siti Fadia Silva Ramadhanti senang akhirnya bisa tampil di BWF World Tour Finals 2022 bersama Apriyani Rahayu. Dia berjanji tidak akan menyia-nyiakan kesempatan besar ini.

Seperti diketahui, BWF kembali mengirimkan undangan kepada PP PBSI terkait para atlet yang akan berlaga di BWF World Tour Finals di Nimibutr Arena, Thailand, pada 7-11 Desember mendatang. Setelah Gregoria Mariska Tunjung dari sektor tunggal putri, kini giliran ganda putri Apriyani/Fadia yang berpeluang tampil sama di final turnamen 2022.

Sama seperti Gregoria yang tak bisa tampil karena salah satu pemain tunggal putri mundur, ganda putri juga mendapat situasi yang sama. Ada salah satu ganda putri yang lolos namun memilih mundur sehingga Apri/Fadia yang berada di daftar tunggu teratas otomatis menjadi pengganti.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Namun, bagaimanapun caranya bisa tampil di BWF World Tour Finals 2022, baik Apri maupun Fadia tetap mensyukuri kesempatan ini.

“Saya tidak menyangka dan saya merasa senang. Kemarin saya sangat ingin bermain di WTF, tapi poinnya tidak cukup, tapi sepertinya ada jalan. Jadi kami ingin memanfaatkan kesempatan ini dan tidak menyia-nyiakannya. ,” kata Fadia dalam keterangan tertulis, Selasa (29/11/2019) 2022).

Hal senada diungkapkan Apriyani Rahayu. Meski sudah memiliki pengalaman berlaga di World Tour Finals bersama rekan sebelumnya, Greysia Polii. Namun, ia tetap menganggap tiket ini sebagai pengalaman pertamanya.

“Pertama, kami bersyukur bisa tampil di World Tour Finals. Ini pertama kali kami berdua bermain di sana, meski sudah beberapa kali bersama Kak Grays (Greysia Polii), tapi ini pengalaman pertama kami,” dia berkata. peraih medali emas Olimpiade Tokyo.

Dengan bertambahnya wakil dari sektor ganda putri, otomatis Indonesia mengukir sejarah dengan berhasil mengungguli wakil di semua sektor.

Sebelumnya Skuat Merah Putih telah melewati Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie (tunggal putra), Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri), Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra), dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari (ganda campuran).

Simak Video “Prilly Latuconsina-Apriyani Rahayu Masuk Forbes 30 Under 30 Asia”
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/rin)