liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Debutan World Tour Finals, Begini Cara Fadia Redam Antusiasme


Jakarta

Ganda putri Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti senang mendapat kesempatan bermain di BWF World Tour Round 2022. Ia bertekad memberikan permainan terbaiknya.

Dibandingkan Apriyani Rahayu, pasangan ganda putri yang pernah bermain di World Tour Finals 2021, Fadia baru pertama kali bermain di turnamen penutup musim BWF.

Tiket ini didapatnya bersama Apriyani, setelah salah satu wakil ganda putri Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida, memutuskan mundur. Kebetulan Apri/Fadia berstatus first reserve, sehingga kuota kosong otomatis dialokasikan ke mereka.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Fadia senang dengan kesempatan yang mereka dapatkan. Namun ia juga harus bisa mengendalikan diri agar tidak menjadi bumerang saat tampil di Bangkok, Thailand, 7-11 Desember mendatang.

“Sebenarnya mengelola itu (semangat) tidak seburuk itu. Karena Kak Apri dan pelatih (Eng Hian) mengingatkan kami sekali lagi untuk tidak menaruh harapan terlalu tinggi. Mainkan saja setiap pertandingan sebaik mungkin agar tidak memikirkannya,” kata Fadia saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Kamis (12/1/2022).

“Masalahnya kalau lagi semangat, rasanya mau menang, mau menang, jadi harus kontrol dan fokus setiap main,” lanjutnya.

Kurangnya kepercayaan diri Fadia mungkin wajar terjadi pada dirinya dan Apriyani. Apalagi melihat peta persaingan ganda putri di BWF World Tour Finals cukup berimbang.

Seperti diketahui, selain pasangan asal Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan yang saat ini sedang naik daun. Lawan Apri/Fadia juga terdiri dari Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong (Korea Selatan), Zhang Shu Xian/Zheng Yu (China), Benyapa Aimsaard/Nuntakarin Aimsaard (Thailand), Chen Qing Chen/Jia Yifan (China), Jongkolphan Kititharakul /Rawinda Prajongjai (Thailand), Vivian Hoo/Lim Chiew Sien (Malaysia).

“Semuanya (lawan di WTF) itu sulit. Semuanya ada kelebihan dan kekurangannya. Ya, kami akan menilai kembali, jadi kami menunggu siapa yang akan kami hadapi (pada fase grup). Nanti siap, mengapa kami kalah, mengapa kita menang? Nanti kita review,” kata Fadia.

Simak Video “Prilly Latuconsina-Apriyani Rahayu Masuk Forbes 30 Under 30 Asia”
[Gambas:Video 20detik]
(pur/krs)