liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Digaji Rp 2 Miliar Setahun, Pria Ini Komplain Kerjanya Hanya Makan Siang Saja


Jakarta

Gaji besar tapi kerja sedikit, adalah impian banyak orang. Namun berbeda dengan pegawai ini yang justru marah karena tidak melakukan pekerjaan apapun.

Seorang manajer keuangan dari Irlandia yang bekerja untuk jaringan kereta api nasional di sana menjadi viral karena mengeluh tentang pekerjaannya yang kecil meskipun gajinya relatif besar.

Dilansir dari DailyMailUK (06/12), karyawan bernama Dermot Alastair Mill ini mengeluh karena merasa didiskriminasi di tempat kerjanya yaitu Irish Rail. Manajer ini mengaku pernah mengungkap kasus keuangan di perusahaannya pada 2014.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Namun sejak saat itu ia tidak memiliki tugas lain, meski masih digaji sebesar USD 128.000 (Rp 2 miliar) setahun. Setiap hari dia masih datang ke kantor, tapi dia hanya makan siang dan membaca koran.

Baca Juga: Susah Cari Kerja, Wanita Ini Hasilkan Jutaan dari Bisnis Kuliner” Selengkapnya

Digaji Rp 2 miliar setahun, pria ini mengeluh bekerja hanya untuk makan siang Foto: Ilustrasi iStock

“Saya membeli dua surat kabar, dari Times dan Independent, dan terus makan sandwich. Saya kemudian menyalakan komputer dan email, tapi tidak pernah ada tugas atau pekerjaan untuk saya. Rekan-rekan saya juga tidak berkomunikasi dengan saya,” kata Pabrik.

Mills mengakui bahwa satu-satunya pekerjaannya di kantor adalah makan sambil membaca koran. Bahkan selama minggu kerja, dia jarang mendapat pekerjaan di kantornya.

Bukan tanpa alasan Mills kesal karena pekerjaannya di kantor hanya makan snack dan makan siang. Sebagai manajer keuangan di kantornya, Mills bertanggung jawab atas dana perusahaan sebesar $261 juta atau setara Rp4 triliun rupiah, pada tahun 2000-2007.

Kemudian pada tahun 2013 karirnya mulai menurun, dan dia semakin didiskriminasi ketika dia mengambil cuti sakit selama 3 bulan. Sampai sekarang dia tidak dipercaya untuk mengelola hal lain di kantornya.

Maka Mills memutuskan untuk membawa masalah ini ke jalur hukum, karena dia merasa dibayar meskipun dia tidak melakukan apa-apa.

“Saya merasa terisolasi dari lingkungan kantor terhadap kesempatan lain,” pungkas Mills. Hingga saat ini kasus tersebut masih bergulir.

Baca juga: Pria Ini Mencoba Jadi Pengantar Makanan Selama 100 Hari Karena Penasaran

Tonton Video “5 Pekerjaan Teknologi Masa Depan yang Menjanjikan”
[Gambas:Video 20detik]
(menangis/marah)