liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Disinggung Gitasav, Stunting Itu Apa Sih?

Jakarta

Media sosial Instagram kembali dihebohkan publik figur Gita Savitri Devi yang melontarkan pernyataan kontroversial. Setelah dunia media sosial heboh dengan keputusannya untuk bebas anak (tidak menginginkan anak), kini ia menanggapi komentar netizen di unggahannya dengan kata ‘terkejut’.

“Gue udah ocehan, poin yang lo dapet itu ‘Gita ngerasa paling kan’ gan? Dulu lo agak lemot, jadi lo rada lemot,” balas Gita dikutip dari Instagram @gitasav.

Apa itu Stunting?

Dikutip dari stunting.go.id, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah usia lima tahun (anak kecil) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada masa 1.000 Hari Kehidupan (HPK) pertama, yaitu janin hingga anak usia tiga bulan. . Sedangkan menurut World Health Organization (WHO), stunting merupakan gangguan perkembangan yang dialami anak akibat malnutrisi, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Anak dikatakan stunting jika tinggi badan menurut usianya lebih dari dua standar deviasi di bawah median standar pertumbuhan anak WHO. Retardasi pertumbuhan memiliki efek fungsional yang merugikan pada anak-anak.

Beberapa dampak dari stunting termasuk kognisi dan kinerja pendidikan yang buruk, upah orang dewasa yang rendah, hilangnya produktivitas. Jika disertai dengan kenaikan berat badan yang berlebihan di kemudian hari, peningkatan risiko penyakit terkait gizi kronis di kemudian hari.

Pertumbuhan pada anak usia dini merupakan penanda kuat pertumbuhan yang sehat. Hal ini terkait dengan risiko morbiditas (penyakit)
dan mortalitas (kematian), penyakit tidak menular yang akan datang, serta kapasitas dan produktivitas belajar. Tumbuh kembang anak juga erat kaitannya dengan perkembangan anak dalam beberapa ranah antara lain kemampuan kognitif, bahasa, dan sensorik-motorik.

BERIKUTNYA: Angka stunting di Indonesia