liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Heboh Tolak Bantuan Makanan dari Non Muslim, Begini Hukumnya dalam Islam


Jakarta

Viral di TikTok, korban gempa di Cianjur menolak bantuan makanan dari non muslim. Meski bisa asalkan makanannya halal. Inilah penjelasannya.

Kabupaten Cianjur, Jawa Barat masih dalam masa pemulihan pasca gempa (22/11/22). Dalam situasi ini, banyak relawan masyarakat yang menawarkan bantuan.

Mulai dari pakaian, obat-obatan hingga makanan. Namun, belakangan ada pernyataan yang viral di TikTok bahwa masyarakat Cianjur menolak bantuan sembako dari non muslim.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Pernyataan ini membuat orang marah. Namun banyak yang menduga bahwa pernyataan tersebut hanya dibuat oleh pihak tertentu saja. Menanggapi hal ini, apakah umat Islam dilarang menerima makanan dari non-Muslim?

Baca Juga: Ulat Sagu dan Ulat Jati Halal Dimakan? Ini adalah pandangan Islam

Donasi makanan Foto: iStock

Hal ini dijelaskan oleh Ustaz Khalid Basalamah dalam dakwahnya. Melalui video di kanal YouTube Calon Ulama (07/05/17) Ustaz Khalid Basalamah mengatakan umat Islam bisa menerima makanan dari non muslim.

“Kalau makanan yang diberikan halal dalam Islam seperti kue-kue, sayuran, buah-buahan, halal. Dalam Islam tidak ada masalah,” ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Kecuali kita tahu sumber dana yang digunakan untuk membeli makanan itu haram. Misalnya, penghasilan tidak valid, Anda tidak dapat menerimanya.

Namun, bagaimana kita bisa mengetahui apakah penghasilan seseorang itu haram atau halal. Nah, dalam hal ini Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa ada hukum asalnya.

Baca Juga: Mi Gacoan Belum Dapat Sertifikat Halal, Ini Hukum Makan Dalam Islam

Hukum menerima makanan dari non muslim adalah halal selama makanan tersebut juga halal. Foto: iStock

“Jadi yang kita lihat itu halal, jadi makanannya juga halal,” ujarnya.

Artinya, ketika seseorang memberi kita makanan yang awalnya halal tanpa kita tahu bagaimana dia mendapatkannya, maka halal itu diterima dan dimakan.

Meski begitu, ketika mendapatkan makanan dari seseorang jangan tanya bagaimana mereka mendapatkannya makanan. Ustaz Khalid Basalamah mengatakan, kejadian seperti ini pernah dialami oleh Umar Bin Khattab.

Saat itu Umar Bin Khattap sedang berjalan bersama temannya. Lalu ada seorang teman lagi dari atas rumah yang membuang air dari lantai atas, sehingga air mengenai pakaian Umar dan teman-temannya.

Padahal saat itu mereka sedang pergi ke mesjid. Kemudian temannya bertanya, “Air apa yang kamu buang? Apakah sudah bersih?”. Lalu Umar bin Khattab berkata, “Jangan jawab dan jangan bertanya,”.

Karena hukum asal air adalah murni, sehingga berubah warna dan berubah rasa. Jadi kesimpulannya, menerima makanan dari non muslim itu halal selama makanan yang disediakan itu halal.

Baca juga: Pentingnya makan dengan satu nampan seperti yang diajarkan Nabi Muhammad SAW

Tonton Video “Make You Hungry: Traveling to Thailand, Enjoy Culinary Night”
[Gambas:Video 20detik]
(rak/audio)