liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Indonesia Tambah Emas di Kejuaraan Dunia Wushu Junior


Jakarta

Kontingen Wushu Indonesia menambah 2 medali emas dan 1 medali perunggu pada hari kelima Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII/2022 yang berlangsung di ICE Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, Jumat (12/9/2022). Dengan hasil tersebut, Kontingen Merah Putih mengoleksi 9 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Medali emas tambahan diraih Anasera Zahraa Haryoso dari Grup C Junior Putri Qiangshu dengan 9.106 poin. Rara yang disebut bintang menjadi bintang dengan mengumpulkan 2 medali emas, menyamai pencapaian Kylie Suyoto Kwok yang juga meraih 2 medali emas.

“Saya senang bisa menyumbangkan 2 medali emas untuk Kontingen Wushu Indonesia,” ujar Rara yang ditemui usai pertandingan.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Tak hanya Rara, Rainer Renaldy Ferdiansyah juga menjadi bintang usai menyabet medali emas Taijijian untuk grup Junior A Putra dengan raihan 8.800 poin. Ini merupakan medali emas kedua untuk koleksi Ray, demikian julukannya, sekaligus medali emas ke-9 untuk Kontingen Wushu Indonesia.

Medali perak Tajijian di grup Junior A putra diraih oleh Ali Essam Ali dari Mesir dengan 8.600 poin dan Nguyen Quang M dari Vietnam dengan 8.466 poin.

Medali perunggu untuk Indonesia disumbangkan oleh Bradley Jason dari Gunshu Men’s Junior C Group. Atlet asal Xiao Yao Gym di Surabaya, Jawa Timur itu mengumpulkan 8.730 poin. Medali emas diraih oleh Remus Wong dari Hong Kong dengan 8.866 poin. Medali perak diraih oleh Lucas Dong dari Amerika Serikat yang mengumpulkan 8.786 poin.

Dari nomor Sanda, Indonesia sudah pasti meraih dua medali perunggu setelah satu-satunya atlet Indonesia, Denis Darmawan, kalah dari atlet Vietnam, Hua Van Doan di semifinal kelas junior putra 52kg.

Sebelumnya, Kiemas Sakti Negara merebut tiket tersebut setelah mengalami kekalahan melawan Nguyen Dang Khoa dari Vietnam di babak semifinal kelas 45kg Junior.

“Ya, Kiemas dan Denis mendapat medali perunggu. Namun, prestasi ini belum bisa masuk dalam daftar peraih medali karena belum dilakukan upacara penghargaan pemenang (UPP). Jadi, kalau dihitung perolehan 2 medali perunggu Dari nomor Sanda, Indonesia mengoleksi 9 emas, 2 perak, dan 5 perunggu,” ujar Manajer Tim Sanda Indonesia, Sudarsono.

Simak video “Latihan Wushu Bersama Siswa Terlatih Silat di Kota Medan Sumatera Utara”
[Gambas:Video 20detik]
(lari/sayang)