liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Kisah Eddy Sariaatmadja, Konglomerat Stasiun TV yang Dulunya Jualan Komputer

Jakarta

konglomerat Eddy Kusnadi Sariaatmadja ternyata dulunya tidak berbisnis di bidang media. Diketahui, perusahaannya yang dulu bernama PT Elang Mahkota Computer ini merupakan distributor komputer dengan merek Compaq.

PT Elang Mahkota Komput didirikan pada tahun 1983. Kemudian pada tahun 1997 PT Elang Mahkota Computer berganti nama menjadi PT Elang Mahkota Teknologi atau lebih dikenal dengan nama Emtek.

Dikenal sebagai konglomerat stasiun TV di Indonesia, mengutip Forbes Real Time Net Worth, kekayaan Eddy saat ini US$ 1,6 miliar atau setara Rp 25 triliun (kurs Rp 15.700). Angka tersebut tercatat secara real time pada 30 November 2022.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Menurut postingan detikcom pada Juni 2022, pria kelahiran Jakarta, 23 Agustus 1953 ini merupakan orang terkaya ke-11 di Indonesia. Urutan tersebut turun dari sebelumnya ia menduduki 10 kursi teratas. Ia juga menduduki peringkat ke-20 orang terkaya di Indonesia tahun 2020.

Kini Grup Emtek mengelola beberapa stasiun televisi besar di tanah air. Elang Mahkota Teknologi (EMTK) adalah pengendali Surya Citra Media (SCMA), sebuah perusahaan yang bergerak di industri multimedia, hiburan dan komunikasi.

Emtek mengambil alih kepemilikan PT Surya Citra Televisi (SCTV) pada tahun 2002, melalui PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Perusahaan saat ini menguasai tiga saluran TV Indonesia, SCTV, Indosiar dan O Channel.

Bisnis Eddy tidak hanya di bidang media. Melalui perusahaannya, Eddy diketahui bekerja sama dengan Ant Financial milik Alibaba untuk membangun dompet digital milik Dana. Pada tahun 2021 Emtek menggandeng konglomerat Grup Salim di Indonesia untuk memperluas bisnis digitalnya.

Selain televisi, Eddy juga menguasai pangsa pasar di segmen industri media lainnya, termasuk layanan streaming video dan media cetak dan online di bawah bendera Cover 6.

Adapun untuk pendidikannya, Eddy memperoleh gelar Bachelor of Engineering dari University of New South Wales, Sydney, Australia, pada tahun 1978. Kemudian meraih gelar Master of Science in Engineering dan gelar Doktor Honoris Causa dari universitas yang sama pada tahun 1980 dan 2014.

Kini Eddy menjabat sebagai Komisaris Utama PT Elang Mahkota Teknologi (Emtek) sejak Agustus 2003. Selain itu, beliau juga menjadi Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Emtek. Demikian dikutip dari situs resmi Emtek.

Pernah menjabat sebagai Komisaris PT Surya Citra Televisi (2001-2021). Kemudian, Presiden Komisaris PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (2009-2011), Presiden Direktur PT PP London Sumatra Tbk (2007-2009), dan Komisaris PT Australian Guarantee Corporation (1983-1993).

(punya/dna)