liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Makan Kangkung Bikin Ngantuk, Mitos atau Fakta?


Jakarta

Selama ini beredar kabar bahwa makan kangkung menyebabkan kantuk. Banyak yang merasakan efeknya. Apa fakta dari sudut pandang nutrisi?

Bayam merupakan sayuran yang populer di Indonesia. Sajian favoritnya, tumis kangkung yang bisa menjadi pendamping berbagai hidangan utama. Teksturnya renyah, renyah dengan cita rasa gurih dari bumbu tumis yang menyelimutinya.

Selain enak, kangkung juga memiliki beragam manfaat sehat. Menurut Hello Healthy, satu cangkir kangkung (sekitar 56 gram) dapat memenuhi lebih dari setengah kebutuhan vitamin A dan C harian seseorang.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Nutrisi yang dalam kangkung juga menjadikan sayuran berdaun hijau ini baik untuk menjaga kesehatan mata, mencegah diabetes, dan melawan kerusakan hati. Penggunaan kangkung dianjurkan tidak lebih dari 6 jam setelah dimasak.

Konsumsi kangkung sering dikaitkan dengan efek menimbulkan rasa kantuk. Foto: Ari Saputra

Bicara soal konsumsi, banyak orang yang mengaku merasa ngantuk setelah makan kangkung. Ternyata hal ini bisa dijelaskan secara ilmiah.

Mengutip Instagram nutrisipedia.id (9/6), yang dikelola ahli gizi, mengungkapkan bahwa kangkung memiliki kaitan kuat dengan rasa kantuk. Kalkung dikatakan memiliki efek sedatif dan depresan.

“Efek sedasi atau sedasi adalah keadaan di mana terjadi penurunan kepekaan terhadap rangsangan eksternal karena penekanan ringan pada sistem saraf pusat,” tulis Gizipedia.

Dalam dosis besar, obat penenang bertindak sebagai hipnotik, yang dapat menyebabkan tidur nyenyak. Di sini, ada yang perlu digarisbawahi yaitu dosis yang besar.

Kemudian mengenai efek depresan, kandungan ini sangat sedikit ditemukan pada kangkung. “Obat depresan bekerja mengurangi aktivitas fungsional tubuh sehingga membuat penggunanya tenang dan mengantuk,” kata Gizipedia.

Di alam, kangkung mengandung zat yang menyebabkan kantuk. Foto: iStock

Jadi, sebagai kesimpulan, beberapa materi yang mendalam kangkung itu memang dapat memiliki efek menenangkan yang menyebabkan kantuk. Anggapan makan kangkung bisa bikin ngantuk memang benar, bukan omong kosong.

Lalu seberapa besar dampaknya? Jika kangkung dimakan dalam keadaan makan biasa, efek kantuknya sangat kecil. Namun jika Anda makan kangkung dalam jumlah banyak atau meminum pil ekstrak kangkung, maka Anda mungkin akan merasa mengantuk. Pil dari ekstrak kangkung terbukti memiliki efek sedatif setelah 45 menit konsumsi.

Dari semua penjelasan tersebut, Anda tidak perlu khawatir akan mengantuk hanya karena makan kangkung, karena biasanya porsi kangkung seseorang cukup sedikit. Namun tidak salah untuk menghindari sarapan kangkung pada hari-hari Anda membutuhkan konsentrasi tinggi.

(alamat/suara)