liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Menurut Ahli Gizi, 5 Cara Ini Bisa Cegah Diabetes Dini

Jakarta

diabetes adalah penyakit serius. Jika tidak dicegah sedini mungkin dapat mengakibatkan penyakit kronis lainnya. Untuk menghindarinya, ahli gizi membeberkan 5 cara yang bisa diterapkan.

Tanpa memandang usia, diabetes bisa menyerang siapa saja. Salah satu faktor terkuat yang dapat menyebabkan diabetes adalah gaya hidup yang tidak sehat. Jika orang sudah terdiagnosis pradiabetes, cara yang dilakukan tentu saja dengan mengubah gaya hidup.

Karena jika dibiarkan, manusia tidak hanya akan terkena penyakit diabetes, tetapi juga dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius di kemudian hari. Seperti kerusakan saraf, ginjal, jantung, hingga kematian terparah.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah diabetes sejak dini. Rangkuman foodndtv.com (24/11), berikut 5 cara pencegahan dini diabetes yang diungkap ahli gizi.

1. Kurangi karbohidrat yang dapat meningkatkan glukosa

Mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat dapat meningkatkan risiko diabetes. Kredit foto: Getty Images/iStockphoto

Karbohidrat dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi yang dapat digunakan sepanjang hari. Karbohidrat adalah makronutrien yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah baik secara cepat maupun lambat, tergantung dari sumbernya.

Makanan seperti nasi, gandum, roti, sayuran, buah-buahan, merupakan sumber karbohidrat. Masing-masing akan diubah menjadi glukosa di dalam tubuh. Tetapi beberapa dari karbohidrat tersebut akan meningkatkan glukosa lebih cepat.

Jika Anda tetap ingin mengonsumsi karbohidrat, pastikan Anda mengonsumsinya dalam jumlah yang terbatas. Kelebihan karbohidrat tentu dapat memengaruhi kadar insulin, terutama saat seseorang tidak banyak bergerak.

2. Stres Bisa Memicu Glukosa Darah

Tidak hanya makanan, gangguan seperti stres juga menjadi pemicu utama resistensi insulin dan diabetes.

Beberapa jenis stres, termasuk stres fisik, mental, dan emosional dapat meningkatkan kadar hormon stres atau kortisol yang akan memberi sinyal pada sel untuk melepaskan glukosa darah sebagai respons kecemasan saat stres.

Pelepasan glukosa secara konstan ini akan membebani pankreas untuk memproduksi lebih banyak insulin sehingga menyebabkan resistensi insulin pada diabetes.

Untuk menghindari stres, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti latihan pernapasan, menghindari perangkat elektronik dua jam sebelum tidur, dan mandi air garam.

Simak Video “61,27% Orang Indonesia Minum Minuman Manis Lebih Dari 1 Kali Sehari”
[Gambas:Video 20detik]