liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Merasa Lelah Usai Makan? 7 Hal Ini Mungkin Jadi Penyebabnya

Jakarta

Setelah makan, idealnya orang merasa energik, namun tidak sedikit yang merasa lelah. Jangan anggap remeh, keadaan ini mencerminkan kondisi kesehatan. Ketahui 7 hal yang mungkin menjadi penyebabnya.

Banyak orang merasa lelah, kurang energi, bahkan mengantuk setelah makan. Hal ini lebih mungkin terjadi saat seseorang makan banyak dalam waktu singkat seperti saat menghadiri pesta atau jamuan makan.

Seharusnya, makan justru membuat seseorang energik, bukan sebaliknya. Jadi ketika Anda merasakan sesuatu yang negatif setelah makan, Anda perlu menyadari apa yang terjadi. Hal ini dapat dipengaruhi oleh jenis dan porsi makanan yang dikonsumsi.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Mengutip Livestrong (24/11), ahli gastroenterologi Ashkan Farhadi mengungkapkan kemungkinan penyebab mengapa Anda merasa lelah setelah makan makan. Berikut 7 daftarnya:

1. Tubuh sedang mencerna makanan

“Saat Anda mencerna makanan, saluran cerna mengalami peningkatan suplai darah,” ujar dr. Farhadi. Hal ini dapat mengurangi suplai darah ke otak sehingga menyebabkan kantuk.

dr. Farhadi mengatakan hal ini normal dan justru bisa membuat Anda lebih rileks, bukan lelah. “Pelepasan serotonin terjadi saat Anda mencerna makanan, dan usus adalah salah satu produsen utama serotonin tersebut,” kata Dr. Farhadi. Ini menciptakan efek relaksasi pada tubuh yang membuat Anda merasa tenang setelah makan.

2. Makan terlalu banyak protein dan karbohidrat

Foto: Getty Images/iStockphoto/carlosgaw

Makan banyak bisa menyebabkan kantuk dan kelelahan, apalagi jika jenis yang dikonsumsi adalah protein dan karbohidrat. Sistem pencernaan akan kesulitan mencerna makanan.

Sebagai tanggapan, tubuh memproduksi hormon yang menginduksi tidur, menurut Klinik Cleveland. Kondisi ini akan semakin parah ketika Anda banyak mengonsumsi makanan olahan dengan sedikit nutrisi.

Untuk menghindarinya, sesuaikan porsi makanan. Makan dengan porsi kecil, tapi sering. Fokus pada konsumsi karbohidrat kompleks, kacang-kacangan dan sayuran non-tepung.

3. Menderita diabetes

Merasa sangat lelah setelah makan bisa menjadi tanda bahwa Anda mengidap penyakit tertentu, seperti diabetes. Menurut American Diabetes Association, kelelahan ekstrem adalah salah satu tanda umum diabetes tipe 2.

Tanda ini juga disertai dengan buang air kecil terus menerus, haus, dan penurunan berat badan. Jika Anda mengalami kondisi ini, dr. Farhadi menganjurkan agar Anda segera menjalani pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah Anda mengidap diabetes atau tidak. Jika demikian, semakin cepat ditangani akan semakin baik.

4. Memiliki penyakit celiac

Foto: Getty Images/iStockphoto/carlosgaw

Penyakit celiac atau penyakit celiac adalah respon imun terhadap konsumsi makanan yang mengandung gluten. Jika Anda memiliki penyakit celiac, makan gluten dapat merusak lapisan usus kecil Anda dan mencegahnya menyerap nutrisi penting, menurut Mayo Clinic.

Penyakit celiac juga menyebabkan berbagai gejala. Salah satu yang umum adalah kelelahan. Untuk mengatasinya, segera lakukan pemeriksaan darah dan prosedur lainnya untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.