liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Mobil Listrik Nggak Perlu Baterai Besar, Asal...


Jakarta

Produsen kendaraan listrik kini berlomba-lomba menghadirkan mobil listrik yang bisa menjangkau jarak jauh. Untuk menjangkau sejauh itu, dibutuhkan baterai yang besar.

Bahkan, menurut Project General Manager Toyota Daihatsu Engineering & Manufacturing, Co. Ltd. Mobil listrik Indra Chandra Setiawan tidak membutuhkan baterai yang terlalu besar. Yang dibutuhkan saat ini adalah ketersediaan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

“Yang menarik sebenarnya di mobil listrik itu bukan range concern (kekhawatiran jangkauan mobil listrik dengan sisa energi baterai), tapi charging concern (kekhawatiran ada tidaknya fasilitas charging). Jadi kami tidak butuh aki besar, kalau chargernya ada,” ujar Indra pada ‘Seminar Nasional: 100 Tahun Industri Otomotif Indonesia, Strategi Transisi Pengembangan Teknologi Kelistrikan dan Pengelolaan Unit dalam Operasi Menuju Clean Zero Emissions in Indonesia’ , Kamis (1/1). 12/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Misalnya dari sini ke Cirebon saya punya 100 charger, jadi tidak perlu 70 kilowatt (baterai) kan? Cuma butuh 30 kilowatt, tapi tiap mampir ada charger,” lanjutnya.

Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik 80 persen idle atau dihentikan, dan 20 persen digunakan. Artinya, kata Indra, sayang kalau baterainya terlalu besar tapi pemakaiannya sedikit.

“Kasihan, karena 80 persen itu disetop, untuk parkir. Padahal kita sudah gali sebanyak itu dari tanah (untuk bahan aki). Ini yang perlu kita pikirkan kembali bagaimana optimalisasi ini,” ujarnya.

Memang saat ini fasilitas SPKLU masih terbatas di dalam kota maupun luar kota. Di sisi lain, dibutuhkan waktu yang lama yaitu 4-6 jam agar charger listrik setiap kendaraan terisi penuh. Oleh karena itu, tantangan mobil listrik saat ini adalah SPKLU harus ditingkatkan.

Tonton Video “3 Tantangan Kendaraan Listrik di Indonesia, Bukan Cuma Mahal”
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)