liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Pilihan Mobil yang Bisa Dicicil buat Gaji Rp 4,9 Juta


Jakarta

Dengan penghasilan Upah Minimum Regional (UMP) Rp 4,9 juta per bulan sebenarnya bisa untuk bayar mobil. Namun modelnya terbatas, pilihannya terbatas pada Low Cost Green Car (LCGC).

“Untuk menghitung nilai kredit yang ideal untuk barang-barang seperti kendaraan bermotor dengan pendapatan tolok ukur kita, kita bisa menghitung maksimal 30 persen dari pendapatan kita,” ujar Financial Planner dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho, kepada detikcom, Senin (28). /11/2022).

Jika mensimulasikan perkiraan harga, Andy menyebut mobil seharga Rp 90 juta menjadi pilihan paling masuk akal bagi mereka yang berpenghasilan Rp 4,9 juta per bulan. Menggunakan DP sebesar 20 persen.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Untuk mendapatkan mobil tipe LCGC paling murah dan termurah harganya Rp 90 juta dan uang muka Rp 18,7 juta dengan jangka waktu 60 bulan cicilan 1,78 juta artinya masih di luar budget yang dimiliki. kata Andi.

Untuk harga Rp 90 juta, belum ada mobil LCGC baru yang dijual pabrikan. Namun untuk model mobil bekas ada bermacam-macam, misalnya Daihatsu Ayla 2015 yang dijual sekitar Rp 88 jutaan atau Honda Brio Satya yang dijual mulai Rp 97 jutaan.

Tapi hati-hati, Financial Planner sekaligus Chief Executive Officer dan Founder OneShieldt Financial Independence, Budi Raharjo, mengatakan untuk kredit mobil harus bisa mengukur diri sendiri.

“Kalau punya penghasilan UMP mau punya kendaraan, pastikan saat beli kendaraan secara kredit jangan sampai mengganggu kemampuan menabung, dan juga kemampuan punya proteksi. Kalau masih mengganggu, lebih baik beli aset dengan menabung dulu, baru beli aset, daripada memaksakan kredit,” kata Budi saat dihubungi detikcom, Senin (28/11/2022).

Jika dipaksakan, menurut Budi, bisa menggerogoti stabilitas keuangan rumah tangga. Apalagi jika sumber penghasilan utama hanya dari suami istri.

“Tapi jangan lihat itu saja. Kalau kita beli kendaraan, kita pertimbangkan dulu cashflownya juga, apakah cashflow saat ini Rp 4,9 juta bisa memenuhi kebutuhan apa saja,” jelasnya.

“Jadi, misalnya dari Rp 4,9 juta, Anda menabung 10 persen, 90 persen untuk kebutuhan hidup. Artinya biasanya dihemat 10 persen, kalau biasanya bawa kendaraan secara kredit artinya 10 persen ini akan berkurang. , bahkan bisa habis. Jadi kalau habis, sampai dia memaksakan diri untuk mengurangi pengeluaran lain, nah ini artinya kondisi keuangannya tidak memungkinkan dia untuk mengambil cicilan, terlalu mendesak,” tambah Budi.

Tonton videonya “Beli mobil listrik makin mudah, bisa DP ringan dan kredit panjang”
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)