liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Wujudkan Net Zero Emission Nggak Harus Lompat Langsung ke Mobil Listrik


Jakarta

Indonesia menargetkan udara yang lebih bersih untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060. Salah satu sektor yang menjadi fokus adalah sektor transportasi. Kendaraan bermotor diharapkan beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan untuk mencapai tujuan tersebut.

Namun, menurut Staf Khusus Menko Perekonomian Bidang Industri dan Pembangunan Daerah I Gusti Putu Suryawirawan, menuju net zero emisi tidak perlu langsung melompat ke mobil listrik murni berbasis baterai. Ada teknologi lain yang dapat membantu mengurangi emisi tetapi tidak bergantung pada infrastruktur pengisian baterai.

“Untuk menuju net zero, tidak harus satu solusi saja, semua kita ganti dengan kendaraan listrik kan. Bukan begitu. Tujuan kita adalah untuk mengurangi emisi. tangan kita. Ini evolusi.. Dan evolusi itu akan mengikuti perjalanan waktu dan tempat,” ujar Putu pada acara ‘Seminar Nasional: 100 Tahun Industri Otomotif Indonesia, Strategi Transisi Pengembangan Teknologi Elektrifikasi dan Pengelolaan Unit dalam Operasi Menuju Bersih Nol Emisi di Indonesia’, Kamis (1/12/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Putu mencontohkan beberapa daerah yang infrastrukturnya kurang memadai. Jika kendaraan listrik digunakan di daerah tanpa infrastruktur yang memadai, sebaiknya tidak digunakan.

Dikatakannya, untuk mencapai net zero emission pada 2060, bisa dilakukan dengan berbagai teknologi. Jadi, jangan hanya beralih ke mobil listrik murni berbasis baterai.

“Kita ada hybrid, kita ada plug-in hybrid, kita bisa tambah hidrogen, kita juga bisa masuk ke kendaraan konvensional tapi dengan berbagai teknologi rendah emisi. Bahkan sekarang ada kajian bahwa ICE (internal combustion engine) sekarang saya berpikir tentang nol emisi. walaupun menggunakan bahan bakar konvensional tapi emisinya nol, saya yakin kita bisa melakukannya,” ujarnya.

Tonton videonya “Wuling Air ev masih mahal, harusnya harga mobil listrik rakyat segitu”
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)